Excavator long arm umumnya memiliki jangkauan horizontal sekitar 15–18 meter dengan kedalaman gali sekitar 10–15 meter untuk unit kelas 20 ton. However, kemampuan aktualnya bergantung pada model excavator, panjang boom dan arm, konfigurasi bucket, serta kondisi area kerja.
Dibandingkan excavator standar, long arm memiliki lengan yang lebih panjang sehingga dapat menjangkau area yang lebih jauh tanpa harus sering memindahkan posisi unit. Kemampuan ini membuatnya cocok untuk pekerjaan seperti normalisasi sungai, pengerukan sedimen, penggalian parit dalam, dan penanganan material di area yang sulit dijangkau.
Then, seberapa jauh jangkauan excavator long arm berdasarkan kelas unit, dan apa saja faktor yang memengaruhi kedalaman gali di lapangan? Artikel ini membahas ukuran jangkauan, contoh spesifikasi, faktor teknis yang perlu diperhatikan, hingga rekomendasi sewa long arm excavator 20 tons from PT Perkasa Sarana Utama (PSU).
Berapa Jangkauan Excavator Long Arm?
Jangkauan excavator long arm bervariasi berdasarkan kelas mesin dan konfigurasi lengan. In general, unit kelas menengah hingga 20–25 ton dapat memiliki jangkauan horizontal sekitar 15–18 meter, sedangkan unit besar dengan konfigurasi long reach tertentu dapat menjangkau sekitar 19–22 meter.
Berikut gambaran jangkauan dan kedalaman gali berdasarkan kelas unit:
| Kelas atau konfigurasi excavator | Jangkauan horizontal maksimum | Maximum digging depth |
| Mini excavator dengan long arm | Sekitar 7,2–7,5 m | Sekitar 4,5–5,1 m |
| Excavator kelas menengah long reach | Sekitar 15–17 m | Sekitar 10–13 m |
| Excavator 20–25 ton long reach | Sekitar 17–18 m | Sekitar 12–15 m |
| Excavator besar long reach | Sekitar 19–22 m | Sekitar 13–18 m |
Angka di atas merupakan gambaran umum, bukan jaminan kemampuan semua unit dalam kelas yang sama. Spesifikasi setiap model dapat berbeda, sehingga data dari produsen dan konfigurasi unit yang akan digunakan tetap perlu diperiksa sebelum pekerjaan dimulai.
Contoh Spesifikasi Excavator Long Arm
Untuk memahami perbedaan jangkauan antarunit, berikut beberapa contoh spesifikasi Excavator long arm yang dapat dijadikan gambaran:
| Model excavator | Jangkauan maksimum | Maximum digging depth |
| CASE CX130E LR | 13,1 m | 10,13 m |
| Komatsu PC360LC-11 konfigurasi 17 m | 17 m | 12,3 m |
| LiuGong 925E konfigurasi 18 m | 18,365 m | 14,815 m |
| Cat 352 Long Reach | 19,64 m di permukaan tanah | 13,04 m |
Perlu diperhatikan bahwa spesifikasi tersebut berasal dari model dan konfigurasi yang berbeda. Istilah jangkauan maksimum juga dapat merujuk pada pengukuran yang berbeda, sehingga perbandingan sebaiknya dilakukan berdasarkan parameter teknis yang sama.
Perbedaan Jangkauan Horizontal dan Kedalaman Gali Excavator
Saat membahas kemampuan excavator long arm, ada dua ukuran utama yang perlu dipahami, yaitu jangkauan horizontal dan kedalaman gali. Keduanya menggambarkan kemampuan kerja yang berbeda.
1. Jangkauan Horizontal (Maximum Reach at Ground Level)
Jangkauan horizontal merupakan jarak terjauh yang dapat dicapai gigi bucket dari pusat putar excavator ketika bucket berada di permukaan tanah. Ukuran ini membantu menentukan seberapa jauh unit dapat menjangkau area kerja dari posisi berdirinya.
For example, excavator dengan jangkauan horizontal 15 meter dapat menjangkau area yang cukup jauh dari posisi unit. Even so, angka tersebut tidak berarti excavator dapat menggali secara maksimal pada seluruh titik dalam radius tersebut. Posisi boom, arm, dan bucket memengaruhi kemampuan kerja pada setiap titik.
2. Dig Depth (Maximum Digging Depth)
Kedalaman gali adalah jarak vertikal maksimum dari permukaan tanah tempat excavator berdiri hingga titik terdalam yang dapat dicapai gigi bucket.
For example, unit dengan kedalaman gali maksimum 12 meter memiliki kemampuan menjangkau titik galian hingga kedalaman tersebut dalam konfigurasi pengukuran tertentu. Pada pekerjaan nyata, kedalaman yang dapat dicapai dengan aman tetap dipengaruhi kondisi tanah, posisi unit, geometri galian, dan kebutuhan keselamatan proyek.
Jangkauan horizontal tidak sama dengan kedalaman gali. Excavator long arm biasanya memiliki jangkauan horizontal yang lebih besar daripada kedalaman gali vertikalnya. Because of that, pemilihan unit harus mempertimbangkan kedua ukuran tersebut sesuai kebutuhan proyek.
Read too : Differences between Long Reach vs Standard Excavators: Function, Advantage, and When to Use
Faktor yang Memengaruhi Jangkauan Excavator Long Arm
Meskipun spesifikasi pabrikan menunjukkan kemampuan maksimum, jangkauan efektif excavator long arm di lapangan dapat berbeda. Berikut sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan.
1. Panjang Boom dan Arm
Boom dan arm merupakan komponen utama excavator yang menentukan jarak jangkauan. Semakin panjang kombinasi keduanya, semakin jauh area yang berpotensi dijangkau bucket.
However, lengan yang lebih panjang tidak otomatis membuat semua pekerjaan lebih efektif. Konfigurasi harus sesuai dengan kedalaman, jarak penggalian, karakteristik material, dan kapasitas unit.
2. Posisi Berdiri dan Kondisi Permukaan Tanah
Excavator membutuhkan permukaan kerja yang mampu menopang bobot unit secara stabil. Soft ground, muddy, uneven, atau berada dekat tepi galian dapat membatasi posisi operasional yang aman.
Pada pekerjaan di tepi sungai atau lereng, penempatan unit harus mempertimbangkan stabilitas tanah dan risiko longsor. Operator tidak boleh memaksakan jangkauan maksimum jika posisi kerja tidak aman.
3. Jenis dan Kondisi Material
Karakteristik material turut memengaruhi efektivitas penggalian. Tanah gembur dan sedimen umumnya lebih mudah dikerjakan daripada material yang sangat padat atau berbatu.
Material basah atau berlumpur juga dapat menambah beban pada bucket. Because of that, jenis pekerjaan dan kondisi material perlu dipertimbangkan ketika menentukan konfigurasi excavator yang sesuai.
4. Kapasitas Bucket dan Beban Material
Excavator long arm umumnya menggunakan bucket yang lebih kecil dibandingkan excavator standar dengan kelas bobot serupa. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan menjaga beban kerja dan stabilitas ketika lengan menjangkau jauh.
For example, halaman produk Long Arm Excavator 20 ton dari PSU mencantumkan kapasitas bucket 0,4 m³, jangkauan gali maksimum 15,61 meter, dan kedalaman gali maksimum 12,02 meter. Angka tersebut merupakan spesifikasi pada halaman produk yang dirujuk, bukan patokan untuk semua excavator long arm.
Read too: 14 Types of Excavator Buckets, Function and Size
5. Kebutuhan Keselamatan dan Kondisi Area Kerja
Kedalaman galian, kemiringan tebing, kedekatan dengan air, serta kondisi tanah di sekitar lokasi harus diperiksa sebelum pekerjaan dilakukan. Excavator long arm membantu menjangkau area yang lebih jauh, tetapi tidak menghilangkan risiko pada pekerjaan galian dalam atau tepi sungai.
Penentuan posisi unit, batas jangkauan kerja, dan metode penggalian perlu mengikuti penilaian kondisi lapangan serta arahan operator dan penanggung jawab keselamatan proyek.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Excavator Long Arm?
Excavator long arm tepat dipertimbangkan ketika pekerjaan membutuhkan jangkauan lebih panjang daripada yang dapat diberikan excavator standar. Beberapa penggunaannya antara lain sebagai berikut.
1. Normalisasi dan Pengerukan Sungai
Long arm excavator bermanfaat untuk membersihkan sungai dan irigasi dengan mudah, juga dapat membantu menggali sedimen, lumpur, dan material yang menumpuk di dasar sungai atau saluran. Jangkauannya memungkinkan pekerjaan dilakukan dari tepi pada kondisi tertentu, sehingga unit tidak selalu perlu ditempatkan dekat dengan area pengerukan.
Nevertheless, kondisi tebing, kedalaman air, dan daya dukung tanah tetap harus diperiksa untuk menentukan posisi kerja yang aman.
2. Penggalian Parit dan Saluran yang Dalam
Pekerjaan drainase, channel, dan saluran air dapat membutuhkan jangkauan serta kedalaman gali yang lebih besar. Long arm excavator dapat dipilih apabila spesifikasinya sesuai dengan dimensi galian yang direncanakan.
Before selecting a unit, periksa kedalaman rencana, channel width, the type of soil, dan ruang yang tersedia untuk menempatkan excavator.
3. Pekerjaan di Tepi Waduk atau Area Berair
Pada pekerjaan di sekitar waduk, property, or muddy areas, jangkauan panjang dapat membantu excavator mengambil material dari lokasi yang sulit dijangkau.
However, penggunaan long arm tidak berarti unit dapat beroperasi tanpa batas di atas tanah lunak atau di tepi air. Daya dukung permukaan, stabilitas unit, dan metode kerja harus menjadi pertimbangan utama.
4. Pekerjaan pada Lereng atau Area Sulit Dijangkau
Long arm excavator juga dapat digunakan untuk pekerjaan tanah di area tertentu yang membutuhkan jarak jangkau lebih panjang, misalnya penanganan material di lereng atau area dengan ruang gerak terbatas.
Pemilihan unit tetap harus disesuaikan dengan bentuk medan, type of material, dan risiko pergerakan tanah. Untuk pembongkaran bangunan atau material keras, pastikan konfigurasi dan attachment yang digunakan memang dirancang untuk pekerjaan tersebut.
Rekomendasi Sewa Long Arm Excavator 20 Ton dari PSU
Jika proyek Anda membutuhkan alat berat dengan jangkauan penggalian lebih jauh, PT Perkasa Sarana Utama (PSU) menyediakan pilihan Long Arm Excavator 20 ton, Diesel Powered. Berdasarkan katalog produk PSU, tersedia beberapa pilihan unit yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan pekerjaan.
1. Sumitomo SH210 Long Arm Excavator
Sumitomo SH210 merupakan salah satu pilihan excavator long arm 20 ton yang tercantum dalam katalog PSU. Unit ini dapat dipertimbangkan untuk pekerjaan penggalian dan penanganan material yang membutuhkan jangkauan lebih panjang, dengan pemilihan konfigurasi berdasarkan kondisi proyek.
2. Kobelco SK200 Long Arm Excavator

Kobelco SK200 juga tercantum sebagai pilihan long arm excavator 20 ton dari PSU. Before determining the unit, diskusikan kebutuhan jangkauan, kedalaman gali, serta kondisi lokasi proyek dengan tim PSU agar pemilihannya sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan.
3. Komatsu PC210 Long Arm Excavator

Komatsu PC210 merupakan alternatif lain yang tersedia pada katalog PSU untuk kebutuhan sewa long arm excavator kelas 20 ton. Unit dapat dipertimbangkan untuk pekerjaan tanah yang memerlukan jangkauan lebih jauh, setelah spesifikasi dan ketersediaannya dikonfirmasi.
4. Komatsu PC200 Long Arm Excavator
Komatsu PC200 juga tercantum dalam pilihan long arm excavator 20 ton PSU. Untuk memastikan kesesuaian unit, sampaikan target kedalaman galian, jarak jangkauan, karakteristik material, serta kondisi medan kepada tim PSU.
Anda dapat melihat pilihan unit melalui Katalog Sewa Long Arm Excavator PSU. Spesifikasi terperinci dan ketersediaan masing-masing unit sebaiknya dikonfirmasi langsung sebelum pemesanan.
Tips Memilih Excavator Long Arm Sesuai Kebutuhan Proyek
Agar pemilihan alat berat lebih tepat, pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum menyewa excavator long arm:
- Tentukan kedalaman dan jangkauan yang dibutuhkan. Jangan hanya melihat panjang arm; periksa juga kedalaman gali maksimum dan kemampuan kerja pada titik yang dituju.
- Kenali karakteristik material. Soil type, lumpur, sediment, dan material padat dapat memengaruhi efektivitas penggalian.
- Periksa akses dan kondisi permukaan kerja. Pastikan area penempatan unit mampu menopang excavator dan menyediakan ruang kerja yang memadai.
- Sesuaikan bucket dengan pekerjaan. Kapasitas bucket perlu mempertimbangkan material, range, dan batas kerja unit.
- Konfirmasikan spesifikasi dengan penyedia alat berat. Sampaikan kebutuhan proyek secara rinci agar unit yang dipilih sesuai dengan target pekerjaan dan ketentuan keselamatan.
Yuk, Temukan Long Arm Excavator yang Tepat untuk Proyek Anda di PSU
Jangkauan excavator long arm dapat mencapai sekitar 15–18 meter secara horizontal dengan kedalaman gali sekitar 10–15 meter pada sejumlah konfigurasi kelas 20 ton. However, angka aktual tetap bergantung pada spesifikasi unit dan kondisi lapangan. Because of that, pemilihan excavator perlu didasarkan pada kebutuhan jangkauan, depth, material, and job security.
PT Perkasa Sarana Utama (PSU) menyediakan pilihan sewa Long Arm Excavator 20 ton, termasuk Sumitomo SH210, Kobelco SK200, Komatsu PC210, dan Komatsu PC200 yang tercantum dalam katalog produk. Tim PSU dapat membantu Anda mendiskusikan kebutuhan alat berat untuk pekerjaan normalisasi sungai, channel digging, and other construction projects.
Immediately contact the PT Perkasa Sarana Utama team now for the best offers and unit availability this week.
- WhatsApp: 0812-5233-3349
- Email: rent@psualatberat.com
- Website: psualatberat.com
- Katalog produk: Sewa Long Arm Excavator PSU
FAQ Seputar Jangkauan Excavator Long Arm
1. Seberapa jauh jangkauan excavator long arm?
Jangkauan horizontal excavator long arm kelas 20–25 ton umumnya sekitar 17–18 meter. Unit yang lebih besar dengan konfigurasi long reach tertentu dapat memiliki jangkauan sekitar 19–22 meter. Angka pastinya bergantung pada model dan konfigurasi alat.
2. Seberapa dalam excavator long arm bisa menggali?
Untuk sejumlah excavator long arm kelas 20–25 ton, kedalaman gali maksimum berkisar 12–15 meter. However, kemampuan setiap unit berbeda. For example, halaman produk Long Arm Excavator 20 ton di PSU mencantumkan kedalaman gali maksimum 12,02 meter.
3. Apakah jangkauan horizontal sama dengan kedalaman gali?
No. Jangkauan horizontal menunjukkan jarak terjauh bucket dari pusat putar excavator saat berada di permukaan tanah, sedangkan kedalaman gali mengukur jarak vertikal maksimum bucket di bawah permukaan tempat unit berdiri.
4. Apakah excavator long arm cocok untuk normalisasi sungai?
Of, excavator long arm dapat digunakan untuk pekerjaan normalisasi sungai dan pengerukan sedimen karena mampu menjangkau area yang lebih jauh. However, kondisi tebing, kedalaman air, daya dukung tanah, dan keselamatan posisi unit harus diperiksa sebelum pekerjaan dimulai.
5. Apa saja pilihan long arm excavator yang tersedia di PSU?
Katalog PSU mencantumkan Long Arm Excavator 20 ton, Diesel Powered, dengan pilihan Sumitomo SH210, Kobelco SK200, Komatsu PC210, dan Komatsu PC200. Konfirmasikan spesifikasi terperinci serta ketersediaan unit kepada tim PSU sebelum menyewa.





