Search
Close this search box.
Perkasa Sarana Utama | Heavy Equipment Rental Excavator Rental
  1. Home
  2. »
  3. Excavator
  4. »
  5. How Excavators Work and Their Important Role in Building Projects
excavator

How Excavators Work and Their Important Role in Building Projects

Dalam proyek bangunan, pemilihan dan penggunaan excavator dapat menentukan speed, cost, sampai efisiensi proyek.

Banyak proyek bangunan mengalami keterlambatan atau pembengkakan biaya bukan karena kurang tenaga kerja, tetapi karena:

  • Tidak memahami sistem kerja excavator
  • Jenis excavator tidak sesuai kebutuhan
  • Cycle time terlalu lama

Di sinilah pentingnya memahami excavator bukan hanya sebagai alat, tetapi sebagai faktor utama produktivitas proyek.

Artikel ini akan menambah wawasan Anda mengenai excavator mulai dari fungsinya di proyek bangunan, the way it works, sampai jenis excavator yang cocok untuk proyek bangunan.

Let's just discuss it.

Apa Fungsi Excavator dalam Proyek Bangunan?

Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih teknis, kita harus mengetahui terlebih dahulu fungsi excavator dalam proyek bangunan.

In practice, excavator berperan di hampir semua tahap penting proyek bangunan:

1. Penggalian Pondasi

Pada pekerjaan pondasi, excavator melakukan cutting and digging dengan kombinasi gerakan:

  • Boom turunmengatur kedalaman
  • Arm majumenjagkau area galian
  • Bucket curl memotong dan mengambil tanah

Excavator dipilih untuk mengerjakan tahap ini karena memiliki gaya gali (digging force) yang besar sehingga dapat menembus tanah keras.

Furthermore, excavator memiliki kontrol hidrolik yang presisi sehingga dapat menyesuaikan kedalaman pondasi.

Inilah alasan mengapa excavator sering digunakan untuk pengerjaan:

  • basement
  • footing (pondasi tapak)
  • drainage channel

2. Pemindahan dan Loading Material

After the material has been excavated, excavator kemudian melakukan material handling:

  1. Bucket diisi material (land, pasir, and rocks)
  2. Boom diangkat
  3. Upper structure berputas (swing)
  4. Bucket dibukamaterial jatuh ke dump truck

Kenapa excavator sangat efektif untuk tahap ini? Karena excavator:

  • Mampu melakukan continuous loading cycle
  • Tidak perlu reposition alat terlalu sering
  • Bisa langsung sinkron dengan dump truck

Kecepatan loading adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi durasi proyek bangunan.

3. Grading dan Perataan Lahan

Tidak hanya digunakan untuk menggali dan memindahkan material saja, excavator juga dapat digunakan untuk mengontrol elevasi permukaan tanah.

Pada permukaan tanah yang high spot dapat dipotong dengan bucket excavator dan pada low spot dapat diisi material lalu diratakan menggunakan bucket.

Read Also:

4. Demolition (Demolition)

Dengan attachment seperti breaker, excavator mampu menghancurkan beton dan struktur lama.

Menurut beberapa studi tentang ilmu konstruksi bangunan, usage breaker excavator dapat meningkatkan efficiency demolition hingga sekitar 40% dibanding metode manual.

Bagaimana Cara Kerja Excavator?

Setelah memahami fungsinya dalam proyek bangunan, sekarang kita masuk ke cara kerja excavator.

Secara prinsip, excavator bekerja dengan mengubah tenaga mesin menjadi tekanan hidrolik untuk menghasilkan gerakan.

Alur Kerja Utama:

  1. Engine menghasilkan tenaga
  2. Tenaga menggerakkan hydraulic pump
  3. Hydraulic pump bergerak menghasilkan aliran oli bertekanan tinggi
  4. Control valve mengatur distribusi tekanan oli
  5. Aliran oli menggerakan actuator (boom, arm, bucket, and swing)

It means, semua gerakan excavator ditentukan oleh sistem hidrolik, bukan sekadar mekanik biasa.

Ketika kita memahami cara kerja excavator, kita akan lebih mudah mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi pada penggunaannya.

vital Records: 80% masalah excavator berasal dari oli hidrolik kotor and perawatan filter yang buruk.

Read Also:

Bagaimana Excavator Bergerak?

Setelah memahami cara kerja excavator, kita lihat bagaimana excavator bergerak di lapangan.

1. Travel System

Excavator bergerak menggunakan:

  • Track (chain) → stabil, cocok tanah lunak
  • Wheel (wheel) → cepat, untuk permukaan keras

Dalam proyek bangunan, track lebih sering digunakan karena:

  • tekanan ke tanah lebih rendah
  • lebih stabil saat bekerja

Read Also:

2. Swing System (Rotasi)

Swing sistem ini berfungsi agar bagian atas excavator bisa berputar hingga 360°. Sistem ini memungkinkan:

  • loading lebih cepat
  • tidak perlu sering reposition alat

Apa Itu Cycle Time?

Sekarang kita masuk ke konsep yang paling menentukan hasil kerja yaitu cycle time.

Cycle time adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu siklus kerja:

  1. Gali
  2. Pick up
  3. Putar
  4. Buang
  5. Kembali

Rata-rata di lapangan, excavator beroperasi 20–40 detik per siklus

So that, semakin cepat cycle time, semakin banyak pula material yang bisa dipindahkan per jam.

Jenis Excavator yang Cocok untuk Proyek Bangunan

Setelah memahami fungsi dan cara kerja excavator, kita akan memberikan saran jenis excavator yang tepat untuk proyek Anda.

1. Mini Excavator (3–7,5 ton)

Jika area kerja Anda sempit dan terbatas, mini excavator bisa menjadi pilihan utama Anda.

Because mini excavator own:

  • Ukuran yang compact
  • Swing radius kecil
  • Ground pressure low
  • Konsumsi bahan bakar yang lebih irit dari excavator yang lebih besar

Mini excavator ini cocok untuk proyek:

  • Pembangunan perumahan
  • Renovasi rumah
  • Landscaping & taman

2. Medium Excavator (10 ton)

Medium excavator ini cocok untuk:

  • Pembangunan ruko / building 2-5 lantai
  • Pekerjaan jalan perkotaan
  • Pembuatan saluran drainase besar
  • Loading material ke dump truck

3. Large Excavator (>20 ton)

Contoh proyek yang cocok untuk large excavator among others:

  • Proyek jalan tol
  • The development of an industrial area
  • Proyek basement gedung tinggi
  • Proyek tambang (mining)
  • Reclamation project / cut & fill volume besar

Conclusion

Excavator bekerja melalui sistem hidrolik yang mengubah tenaga mesin menjadi gerakan untuk menggali, lift, transfer, dan membentuk material di lapangan. Cara kerja ini secara langsung menentukan kecepatan dan efisiensi proyek bangunan.

Peran excavator sangat krusial di proyek bangunan karena digunakan di hampir semua tahap pekerjaan, mulai dari penggalian pondasi hingga pemindahan material.

Therefore, memahami cycle time dan jenis excavator yang tepat menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil kerja.

Dengan pemahaman yang tepat, excavator tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi menjadi faktor utama dalam keberhasilan proyek.

Jika Anda sedang mencari excavator yang sesuai dengan proyek Anda, PT Perkasa Sarana Utama siap membantu menentukan excavator yang paling efisien.

PT Perkasa Sarana Utama (PSU) present to provide services sewa excavator with well-maintained units, ready for operation, and has gone through daily inspections (P2H) routine. Each unit is supported by regular maintenance according to technical standards, up to risk downtime in the middle of the project can be minimized.

With the support of a reliable fleet and experienced team, PSUs help ensure work in the field runs more safely, efficient, and on time. Come contact us here!

WhatsApp: 0812-5233-3349

Email: rent@psualatberat.comWebsite: psualatberat.com

Share Article

Picture of PSU Access
PSU Access

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *