Search
Close this search box.
Perkasa Sarana Utama | Sewa Alat Berat Sewa Excavator
  1. Home
  2. »
  3. Alat Berat
  4. »
  5. 6 Jenis Alat Berat untuk Penanganan Sampah, Ini Fungsi dan Cara Kerjanya
6 Jenis Alat Berat untuk Penanganan Sampah, Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

6 Jenis Alat Berat untuk Penanganan Sampah, Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

Pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2024, jumlah timbulan sampah nasional mencapai 35,93 juta ton per tahun dengan tingkat pengelolaan baru sekitar 67,88%. Artinya, masih ada lebih dari 11 juta ton sampah yang belum terkelola secara optimal setiap tahunnya. Fakta ini menunjukkan pentingnya inovasi dan efisiensi dalam penanganan sampah, terutama melalui pemanfaatan teknologi dan alat berat khusus.

Dalam operasional di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun proyek pengelolaan limbah, alat berat berperan penting untuk mempercepat proses, meningkatkan efektivitas, dan mengurangi beban tenaga kerja manual. Setiap jenis alat berat memiliki fungsi spesifik, mulai dari penggalian, pemindahan, pemadatan, hingga distribusi sampah ke area yang lebih luas. Artikel ini akan membahas jenis-jenis alat berat untuk penanganan sampah, lengkap dengan fungsi dan cara kerjanya. Mari kita bahas lebih detail satu per satu!

1. Excavator

Excavator adalah salah satu alat berat yang paling sering digunakan di berbagai sektor, termasuk pengelolaan sampah. Dengan lengan panjang dan bucket di ujungnya, excavator mampu mengangkat, menggali, serta memindahkan sampah dalam jumlah besar.

Di TPA, excavator berfungsi untuk meratakan timbunan sampah, memindahkan material dari satu titik ke titik lain, hingga membantu proses pemisahan sampah besar seperti puing bangunan atau logam. Cara kerjanya cukup sederhana, operator mengendalikan boom dan bucket untuk menggali atau mengangkat material, lalu memindahkannya ke lokasi lain atau ke atas dump truck. Efisiensi excavator menjadikannya tulang punggung dalam aktivitas pemindahan sampah dalam volume besar.

2. Bulldozer

Bulldozer dikenal dengan blade lebar di bagian depan yang berfungsi untuk mendorong dan meratakan material. Dalam konteks penanganan sampah, bulldozer digunakan untuk menyebarkan sampah secara merata di area TPA, sekaligus membantu meratakan tanah penutup sampah.

Cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan tenaga dorong tinggi dari mesin, blade bulldozer mampu menggeser sampah dalam volume besar sekaligus. Keunggulannya terletak pada kemampuannya bekerja di medan sulit seperti area berlumpur atau timbunan sampah yang tidak stabil.

Dengan bulldozer, area TPA dapat tertata lebih rapi sehingga mengurangi risiko longsor sampah dan mempermudah proses pemadatan.

3. Wheel Loader

Jenis alat berat selanjutnya untuk penanganan sampah yaitu wheel loader atau sering disebut juga loader. Alat berat ini dilengkapi dengan bucket besar di bagian depan yang berfungsi untuk memuat dan memindahkan sampah ke dalam dump truck atau area lain dalam TPA. Kecepatan kerja wheel loader menjadikannya ideal untuk memindahkan material ringan hingga sedang dalam jumlah besar.

Cara kerja alat ini yaitu operator mengarahkan bucket untuk mengambil material lalu mengangkatnya ke lokasi tujuan. Selain sampah, wheel loader juga digunakan untuk memindahkan tanah penutup atau material daur ulang. Kombinasi efisiensi dan mobilitas membuat alat ini sering dipakai di TPA yang memiliki lalu lintas kendaraan tinggi.

4. Landfill Compactor

Landfill compactor adalah alat berat khusus yang dirancang untuk pemadatan sampah di TPA. Bentuknya menyerupai dozer, tetapi roda besinya dilengkapi dengan gigi-gigi besar (sheep foot) yang berfungsi menghancurkan dan memadatkan sampah. Fungsi utamanya adalah mengurangi volume sampah dengan cara menggilasnya secara berulang, sehingga kapasitas TPA dapat digunakan lebih optimal.

Cara kerja alat ini pun sederhana, dengan bergerak maju-mundur di atas timbunan sampah sambil roda bergigi memecah material dan menekan udara di dalamnya. Dengan pemadatan yang maksimal, risiko kebakaran dan pencemaran bau dapat dikurangi secara signifikan.

5. Dump Truck

Jenis alat berat penanganan sampah berikutnya yaitu dump truck, merupakan alat transportasi utama untuk mengangkut sampah dari TPS (Tempat Penampungan Sementara) menuju TPA. Kapasitasnya cukup besar dengan bak yang bisa diturunkan (dumping) menjadikan alat ini efisien dalam distribusi sampah.

Cara kerja alat ini yaitu kumpulan sampah akan dimuat ke dalam dump truck menggunakan excavator atau loader, kemudian diangkut menuju lokasi pembuangan. Sesampainya di TPA, bagian belakang bak dump truck diangkat sehingga sampah bisa langsung diturunkan. Tanpa menggunakan dump truck, distribusi sampah dalam skala besar akan memakan waktu lama dan biaya transportasi lebih tinggi.

6. Backhoe Loader

Alat berat terakhir untuk penanganan sampah yaitu backhoe loader. Alat multifungsi inilah yang menggabungkan dua alat sekaligus yaitu mini excavator di bagian belakang dan loader di bagian depan. Selain fleksibel, biasanya digunakan di TPA dengan area terbatas atau proyek pengelolaan sampah di kawasan perkotaan.

Fungsi cukup banyak yaitu mencakup penggalian, pengangkatan, pemuatan, hingga pembersihan area sekitar TPA. Cara kerjanya pun adaptif, pada bagian depan digunakan untuk mendorong dan mengangkat material, sedangkan bagian belakang berfungsi untuk menggali atau mengeruk. Fleksibilitas backhoe loader menjadikannya pilihan tepat untuk proyek skala menengah atau penanganan sampah di lokasi dengan akses terbatas.

Baca Juga: Alat Berat Pengangkut Sampah: Solusi Efisien untuk Pengelolaan Limbah di Lokasi Proyek

Tips Memilih Alat Berat untuk Penanganan Sampah

Setelah mengetahui jenis alat berat untuk penanganan sampah, lantas bagaimana cara memilih alat berat terbaik untuk menyelesaikan proyek ini dengan tepat?

Pemilihan yang tepat akan berdampak pada efisiensi kerja, biaya operasional, hingga umur panjang TPA. Jika alat yang dipakai tidak sesuai kebutuhan, maka risiko kerusakan, pemborosan bahan bakar, bahkan keterlambatan pekerjaan akan lebih besar.

Oleh karena itu, yuk pahami dulu beberapa faktor sebelum menentukan jenis alat berat yang paling tepat di bawah ini.

1. Skala dan Volume Sampah

Skala dan volume sampah yang ditangani menjadi faktor utama dalam pemilihan alat berat. Jika TPA berkapasitas besar yang menerima ribuan ton sampah setiap hari, maka alat berukuran besar seperti bulldozer dan landfill compactor adalah pilihan wajib karena mampu bekerja dengan daya dorong tinggi serta memadatkan sampah dalam jumlah masif.

Namun, untuk TPS dengan kapasitas lebih kecil atau hanya melayani area terbatas, penggunaan excavator mini atau backhoe loader jauh lebih efisien. 

2. Jenis Sampah yang Ditangani

Jenis sampah yang ditangani juga menentukan pilihan alat berat. Sampah organik, lumpur, atau material basah lebih mudah dikelola dengan excavator yang memiliki bucket khusus sehingga proses pengerukan menjadi lebih cepat. Sementara itu, untuk sampah padat seperti plastik keras, logam, atau puing bangunan, wheel loader dan bulldozer lebih efektif karena mampu mengangkat serta mendorong material berat dalam volume besar.

3. Kondisi Lahan

Kondisi lahan tempat pengelolaan sampah seringkali berbeda-beda. Pada area sempit, padat penduduk, atau akses jalan terbatas, backhoe loader menjadi solusi tepat karena lincah, multifungsi, dan bisa digunakan di area perkotaan. Sebaliknya, jika TPA berada di lahan luas dengan kontur berat atau tidak rata, bulldozer dan landfill compactor lebih cocok karena punya tenaga dorong besar dan bisa bekerja stabil di medan sulit. 

4. Efisiensi Biaya

Faktor biaya juga sangat penting ketika memilih alat berat. Selain harga sewa atau pembelian unit, perlu diperhitungkan konsumsi bahan bakar, biaya perawatan rutin, hingga kebutuhan operator. Unit berukuran kecil biasanya lebih hemat bahan bakar, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan dengan volume besar.

Sebaliknya, unit besar memang membutuhkan investasi lebih tinggi, namun pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat sehingga efisiensi biaya tercapai dalam jangka panjang. Jadi, analisis kebutuhan proyek harus matang agar tidak salah kalkulasi dalam pengeluaran.

5. Dukungan Teknis dan Suku Cadang

Dukungan teknis dan ketersediaan suku cadang menjadi hal yang sering terabaikan, padahal sangat krusial. Alat berat merupakan investasi besar, sehingga jika terjadi kerusakan, downtime bisa menyebabkan kerugian signifikan.

Memilih penyedia alat berat yang memiliki layanan purna jual terpercaya, teknisi berpengalaman, serta stok suku cadang yang mudah diakses akan meminimalkan risiko tersebut. Dengan begitu, operasional tetap berjalan lancar tanpa terhambat masalah teknis yang seharusnya bisa diantisipasi sejak awal.

Nah, untuk Anda yang sedang bingung mencari penyedia sewa alat berat terbaik untuk segala proyek, kami PT Perkasa Sarana Utama bisa menjadi solusi terbaik. Yuk, baca lebih lanjut tentang kami, di bawah ini!

Bingung Cari Penyedia Sewa Alat Berat Berkualitas untuk Penanganan Sampah? Kami Solusinya!

Dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks, penggunaan alat berat yang handal dan efisien adalah kunci utama. PT Perkasa Sarana Utama (PSU) hadir sebagai solusi terbaik dengan layanan penyewaan alat berat terpercaya untuk berbagai kebutuhan proyek, termasuk penanganan sampah. Kami sudah berpengalaman 20 tahun lebih menangani proyek-proyek dengan skala kecil, menengah, hingga besar. Baik itu proyek konstruksi, infrastruktur, pertambangan, hingga penanganan sampah sekalipun.

Dengan armada alat berat modern mulai dari excavator, bulldozer, hingga dump truck, PSU memastikan setiap pekerjaan lebih cepat, efisien, dan hemat biaya. Selain itu, PSU juga menawarkan harga sewa kompetitif dibandingkan penyedia jasa lainnya. Tertarik untuk sewa alat berat dari kami? Yuk, konsultasikan dengan tim kami melalui WhatsApp 0811-358-378 dan dapatkan penawaran terbaik sekarang juga!

Bagikan Artikel

Picture of PSU Access
PSU Access

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KATEGORI