Dalam industri konstruksi, pekerjaan tanah merupakan tahap awal yang menentukan keberhasilan sebuah proyek. Mulai dari pembangunan gedung tinggi, jalan raya, hingga tambang terbuka, semua membutuhkan penggalian tanah yang tepat. Menurut data Kementerian PUPR 2024, hampir 45% hambatan pada tahap konstruksi berasal dari penggunaan peralatan yang kurang sesuai dengan kondisi lapangan.
Untuk itu, penting untuk memahami karakteristik setiap alat berat sebelum memilihnya. Kesalahan dalam memilih alat berat tidak hanya memperlambat pekerjaan, tetapi juga bisa meningkatkan biaya secara signifikan. Dalam artikel ini kita akan membahas berbagai jenis alat berat yang digunakan khusus untuk penggalian tanah, lengkap dengan fungsi, cara kerja hingga keunggulannya agar Anda tidak salah pilih.
1. Excavator
Siapa yang tidak kenal dengan excavator? Jenis alat berat ini paling populer untuk penggalian tanah. Alat ini dilengkapi dengan boom, arm, dan bucket, membuat excavator sangat fleksibel digunakan pada berbagai proyek mulai dari pembangunan rumah hingga infrastruktur besar.
Cara kerja alat ini yaitu dengan sistem hidrolik yang memungkinkan bucket menggali tanah, mengangkat material, lalu memindahkannya ke tempat lain dengan presisi tinggi. Excavator tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari mini excavator 3 ton untuk area sempit hingga excavator besar 20 ton lebih untuk proyek tambang atau bendungan.
Karena fleksibilitasnya, excavator menjadi pilihan utama kontraktor ketika membutuhkan kombinasi antara daya gali, mobilitas, dan efisiensinya.
2. Clamshell
Alat berat untuk penggalian tanah selanjutnya yaitu clamshell, merupakan alat berat dengan bucket berbentuk seperti kerang yang dapat membuka dan menutup. Alat ini umumnya digunakan untuk penggalian tanah lunak atau material lepas contohnya seperti pasir, lumpur, dan kerikil.
Cara kerjanya pun cukup unik, yaitu bucket clamshell diturunkan ke permukaan material, kemudian menutup untuk mengambil beban, lalu diangkat menggunakan crane atau alat penggerak lainnya. Karena jangkauannya bisa panjang, clamshell sering dipakai pada pekerjaan penggalian sumur dalam, fondasi tiang pancang, atau pengerukan sungai. Meskipun tidak secepat excavator, clamshell unggul pada pekerjaan vertikal dan penggalian dalam.
3. Backhoe Loader
Kombinasi antara traktor, loader, dan backhoe jadi satu atau biasa dikenal dengan backhoe loader, alat ini dilengkapi dengan bucket loader yang berfungsi untuk mendorong atau memindahkan material, sedangkan pada bagian belakang memiliki backhoe yang berfungsi untuk menggali.
Alat ini sangat praktis digunakan untuk proyek skala menengah karena bisa menjalankan dua fungsi sekaligus. Misalnya, saat membuat parit, bagian backhoe digunakan untuk menggali, sementara bucket loader di depan bisa dipakai menimbun kembali tanah atau meratakan area kerja. Biasanya alat ini juga digunakan di area perkotaan atau proyek dengan ruang terbatas karena lebih ringkas dibanding excavator besar.
4. Bulldozer
Alat berat berikutnya adalah bulldozer, alat ini dikenal sebagai alat berat yang tangguh untuk mendorong, meratakan, dan mengupas tanah. Dengan blade besar di bagian depan, bulldozer mampu menggeser volume tanah dalam jumlah banyak sekaligus.
Pada pekerjaan penggalian tanah, bulldozer sangat efektif digunakan untuk mengupas lapisan tanah atas, meratakan area kerja, atau membuat jalan akses proyek. Selain itu, bulldozer juga mampu bekerja di medan berat yang sulit dijangkau alat lain, misalnya pada lahan berbatu atau berlumpur.
Dengan tenaga mesin yang besar, bulldozer sering menjadi alat “pembuka jalan/pembuka lahan” dalam pekerjaan penggalian skala besar.
5. Loader
Loader merupakan alat berat dengan bucket besar dengan bagian depan yang berfungsi untuk mengambil dan memindahkan material tanah ke dump truck atau ke area lain. Alat ini berbeda dengan excavator yang mengutamakan penggalian, kalau loader lebih efektif untuk memindahkan dan mengangkut material dalam jarak pendek.
Cara kerja loader ini mirip dengan sekop raksasa, yaitu bucket diturunkan, mendorong material hingga masuk, lalu diangkat untuk dipindahkan. Proyek-proyek yang cocok menggunakan alat ini yaitu seperti pembangunan jalan, kawasan perumahan, hingga pertambangan terbuka. Keunggulannya yaitu dengan kapasitas bucket yang besar dapat mempercepat proses pemindahan material dalam jumlah banyak.
6. Trencher
Trencher termasuk alat berat yang dirancang khusus untuk membuat galian memanjang seperti parit atau saluran. Jenis galian ini biasanya dibutuhkan untuk pemasangan pipa air, kabel listrik bawah tanah, hingga sistem drainase kota.
Terdapat dua tipe utama trencher yaitu chain trencher dan wheel trencher. Tipe chain trencer dengan rantai bergerigi mirip gergaji raksasa, sedangkan wheel trencher dengan roda bergigi besar. Keduanya mampu menghasilkan galian yang presisi dengan lebar dan kedalaman sesuai kebutuhan. Karena keahliannya, trencher ini banyak dipakai pada proyek perkotaan yang menuntut akurasi dan kecepatan.
7. Scraper
Scraper sering disebut sebagai “alat serba bisa” dalam pekerjaan tanah karena mampu mengupas, mengangkut, sekaligus meratakan material hanya dengan satu unit. Bentuknya menyerupai truk besar dengan wadah (bowl) di tengah yang dapat menampung tanah.
Untuk cara kerja alat ini juga cukup efisien, yaitu dengan cara bowl diturunkan untuk mengikis permukaan tanah, material dimuat, lalu diangkut ke lokasi pembuangan atau penimbunan. Saat mengeluarkan muatan, scraper juga bisa meratakan tanah secara otomatis. Hal inilah yang membuatnya sangat berguna dalam proyek cut and fill berskala menengah, misalnya seperti pembangunan jalan tol atau landasan bandara.
8. Dragline
Penggalian tanah juga memerlukan alat yang sering disebut dengan Dragline. Alat ini dikenal dengan jangkauannya yang sangat panjang. Terdapat komponen bucket besar yang digantung dengan kabel, sehingga mampu menjangkau area luas maupun dalam yang sulit dikerjakan excavator biasa.
Biasanya alat ini dipasang pada struktur crane, dan bekerja dengan cara menjatuhkan bucket ke area galian, kemudian menariknya menggunakan kabel untuk mengangkut material. Karena kekuatan dan jangkauannya yang sangat luas, dragline banyak digunakan dalam pengerukan sungai, penggalian tambang terbuka, serta pembangunan bendungan. Meskipun ukurannya masif, dragline sangat efektif untuk pekerjaan yang membutuhkan volume besar dalam satu kali operasi.
9. Bucket Wheel Excavator (BWE)
Jenis alat berat untuk penggalian tanah yang terakhir yaitu ada bucket wheel excavator. Siapa sih yang tidak mengenal salah satu alat berat terbesar di dunia? Ya, bucket wheel excavator banyak digunakan dalam penggalian tambang skala besar. Alat ini memiliki roda raksasa dengan banyak bucket yang terus berputar untuk mengambil material.
Dengan sistem kerja yang terus-menerus, BWE mampu menggali dan memindahkan material dalam jumlah sangat besar setiap jam. Oleh karena itu, alat ini biasa digunakan di pertambangan terbuka seperti batu bara atau bahan galian industri lain.
Tips Memilih Alat Berat untuk Penggalian Tanah
Di atas kita sudah membahas mengenai alat berat apa saja yang digunakan untuk penggalian tanah baik untuk skala kecil hingga besar. Namun, pasti masih banyak yang bingung bagaimana memilih alat berat yang tepat agar proyek berjalan dengan lancar dan biaya operasional tetap bisa tepat sasaran. Untuk itu, yuk simak beberapa faktor penting dalam memilih alat berat untuk penggalian tanah yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan, antara lain :
1. Skala Proyek dan Volume Tanah
Tips pertama yaitu tentukan dahulu skala proyek dan volume tanah yang akan dikerjakan apakah termasuk proyek kecil atau besar. Untuk proyek kecil seperti pembangunan rumah tinggal, Anda bisa menggunakan excavator mini atau backhoe loader saja sudah cukup. Namun, jika proyek melibatkan ribuan meter kubik tanah seperti pembangunan jalan tol atau kawasan industri, maka diperlukan excavator besar, bulldozer, atau scraper.
2. Jenis Tanah dan Material
Selanjutnya, Anda juga perlu melihat jenis tanah dan material yang akan digunakan. Jika jenis tanah liat basah, akan lebih mudah ditangani dengan alat berat seperti bulldozer. Sedangkan, jenis tanah keras atau berbatu akan lebih efektif menggunakan excavator dengan tambahan breaker. Untuk material lepas seperti pasir dan kerikil, Anda bisa menggunakan loader, karena lebih pas dan paling efisien.
3. Kondisi Lahan dan Akses Lokasi
Tips selanjutnya, pertimbangkan juga kondisi lahan dan akses lokasi proyek, apakah sempit atau luas. Untuk area sempit di perkotaan lebih cocok menggunakan alat yang lincah seperti backhoe loader. Sedangkan lahan luas dengan akses terbatas memerlukan alat berkapasitas besar seperti dragline atau bulldozer.
4. Efisiensi Biaya
Efisiensi biaya juga termasuk hal penting yang wajib Anda pertimbangkan sebelum memulai proyek. Selain harga sewa atau beli, perlu juga untuk menghitung konsumsi bahan bakar, biaya perawatan, serta kebutuhan operator. Terkadang alat berat kecil akan lebih hemat BBM, namun membutuhkan waktu lebih lama, sehingga total biaya bisa lebih besar di akhir. Sedangkan, alat berat yang besar mungkin terlihat mahal di awal, namun pengerjaan akan lebih cepat. Nah, hal ini coba Anda bandingkan dahulu untuk melihat selisih harganya.
5. Pilih Penyedia Alat Berat yang Terpercaya
Pastikan Anda memilih penyedia alat berat yang menawarkan sewa alat sekaligus dukungan operator berpengalaman. Selain itu, penyedia alat berat juga siap membantu jika ada terjadi kerusakan pada alat berat ketika proyek sedang berlangsung, misalnya dengan menyediakan tim teknis atau mekanik yang siap 24/7 on site datang ke lokasi.
Sebagai solusi, PT Perkasa Sarana Utama siap menjadi pilihan terbaik tempat sewa alat berat baik untuk proyek skala kecil hingga besar, atau untuk jenis proyek konstruksi, pertambangan, infrastruktur, atau penggalian tanah sekalipun.
PSU menyediakan alat berat yang lengkap seperti excavator, bulldozer, vibro roller dan lainnya dengan kondisi yang prima dan didukung oleh operator bersertifikat SIO dan SILO. Untuk cara sewa atau konsultasi sangat mudah dilakukan, Anda bisa hubungi via WhatsApp di nomor ini 0811-358-378 dan tim kami akan merespon dan memberikan rekomendasi yang cepat dan tepat sesuai kebutuhan proyek.
Menariknya PSU sedang memberikan penawaran spesial atau potongan harga hingga 10% jika Anda klaim promo ini sekarang juga. Tunggu apa lagi? Yuk, sewa alat berat di PSU dan jangan lupa follow Instagram PSU untuk mendapatkan update-update terbaru dari kami.







